5 PANDUAN BUDIDAYA KANGKUNG DALAM POLYBAG

Suka makan kangkung? Mungkin sudah saatnya kamu menanamnya sendiri di rumah. Yuk, ikuti cara menanam tanaman sejuta umat Indonesia dengan mudah di rumah berikut ini!

Jenis sayuran ini sudah sangat umum di Indonesia. Hampir semua orang tentu pernah makan sayuran yang punya nama lain bayam air ini. Namun, tahukah Anda kalau sayuran hijau ini menyimpan banyak sekali kebaikan buat tubuh? Mulai dari menjaga kesehatan matamencegah diabetes sampai melawan penyakit hati (liver).

Sayuran lezat yang jadi favorit sejuta umat Indonesia memang selalu bisa ditemukan di meja makan dan menu-menu warung hingga restoran. Rasanya yang lezat  menjadikan tanaman bernama latin Ipomoea aquatica ini digemari oleh berbagai kalangan usia. Budidaya kangkung yang mudah juga menjadi salah satu alasan sayuran ini mudah ditemukan dengan harga yang super terjangkau.

Sementara ketika melalui proses pemasakan, kandungan nutrisi yang ada di dalam sayuran mentah tersebut bisa saja hilang atau bahkan berkurang. Namun, Anda dianjurkan untuk lebih hati-hati saat makan sayuran mentah.

Budidaya kangkung  bisa menjadi prospek bisnis yang menjanjikan karena kebutuhan masyarakat dengan sayuran yang satu ini sangat meningkat apalagi jika diolah menjadi masakan yang gurih dan enak. Nah, kali ini kami akan memberikan informasi tentang cara budidaya tanaman kangkung yang baik dan benar.

PENYIAPAN MEDIA TANAM POLYBAG

Untuk tempat penanaman, anda dapat menggunakan polybag, pot bunga, pot plastik ataupun wadah bekas yang tidak terpakai yang sebelumnya telah diberi lubang resapan air. Selanjutnya campurkan tanah gembur dengan pupuk kandang atau pupuk kompos dengan perbandingan 2:1. Aduk hingga rata dan masukkan ke dalam pot hingga 3/4 bagian. Biarkan hingga 1-2 hari agar kondisi tanah menjadi stabil sebelum ditanami.

PENANAMAN KANGKUNG

Setelah benih dan media tanam siap, selanjutnya pindahkan benih yang telah siap ke media tanam dengan cara membuat lubang sedalam 5-10 cm untuk penanaman. Anda dapat memasukkan 2-3 benih kangkung pada setiap lubang polybag. Untuk setiap polybag anda dapat membuat 3 lubang untuk penanaman sayuran kangkung.

PERAWATAN 

Penyiraman kangkung dilakukan secara rutin pagi dan sore hari pada cuaca kering. Dan pemberian pupuk dapat dilakukan setelah 10 hari sejak masa tanam. Namun karena sayuran ini untuk dikonsumsi maka pupuk organik lebih dianjurkan untuk menjamin keamanannya. Anda dapat menyemprotkan pupuk organik ini secara teratur untuk menghindari serangan hama dan penyakit, Selain itu membersihkan rumput liar di area pot juga harus dilakukan agar tidak menghambat pertumbuhan kangkung. Kangkung yang ditanam pada wadah atau pot, tetap tumbuh subur seperti saat ditanam pada lahan langsung. Bisa Anda letakkan pada teras untuk memberikan kesan sejuk pada rumah Anda.

PEMANENAN

Hasil kangkung dapat mulai di panen setelah 1 bulan masa panen, dan dapat dipanen secara berkelanjutan setiap hari. Pemanenan ini dapat dilakukan dengan cara mencabut tanaman sampai ke akarnya atau memotong sebagian tanaman dengan menggunakan pisau.

PENGENDALIAN HPT

  1. HAMA Tanaman Kankung

    Hama ulat perusak daun, gejalanya daun yang masih muda dirusaknya dengan cara memakannya. Pengendalian secara kimia dengan menggunakan  Insektisida berbahan aktif  Profenofos  seperti Curacron  dengan dosis 10 ml/15 liter air. Pengendalian secara mekanis dengan cara mengumpulkan hama  tersebut dan dimusnahkan.

  2. PENYAKIT Tanaman Kangkung

    Penyakit Embun Tepung gejalanya pada daun terdapat bercak kuning  dan bertepung. Serangan banyak dijumpai pada saat  musim penghujan/kelembaban tinggi. Dikendalikan secara kimia dengan menggunakan fungisida seperti Dithane 10-20 gr/15ml air; Antracol dosis 15 gr /15 liter. Pengendalian secara mekanik dengan cara pembuatan drainase yang baik agar  tanaman tidak terendam air. Penyakit Bercak Daun gejalanya daun berwarna kecoklatan sampai kehitaman. Serangan banyak dijumpai saat musim hujan /kelembaban tinggi. Pengendalian secara kimia dengan menggunakan  fungisida seperti Dithane dosis 10-20gr/15 liter air; Antracol dosis 15 gr / 15 liter.

Pada prinsipnya, cara menanam tanaman hijau ini cukup sederhana. Tergantung dari tingkat kesusahan atau detail dari tata cara yang Anda lakukan. Meskipun Anda memiliki kesibukan, aktivitas menanam kangkung dapat Anda jadikan pengisi waktu luang atau waktu libur Anda. Manfaatkanlah lahan pekarangan rumah Anda dan peralatan yang sudah tidak terpakai untuk kegiatan yang agar semakin produktif.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *