4 PANDUAN BUDIDAYA SAWI PAKCOY DALAM POLYBAG

Kamu doyan makan sawi pakcoy? Tanaman asal China dan Asia Timur ini bisa kamu tanam sendiri dengan teknik hidroponik di rumah, lho. Penasaran gimana caranya? Yuk, simak langkah menanam sayur hidroponik berikut ini!

Pakcoy atau sawi sendok, sebenarnya sayuran hijau yang sudah tidak asing lagi di lidah orang Indonesia. Sayangnya, tidak banyak yang tahu kalau manfaat pakcoy untuk kesehatan sangatlah banyak, seperti mencegah kanker dan penyakit jantung. Para peneliti percaya, pakcoy sudah dikonsumsi oleh masyarakat Tiongkok kuno sejak ribuan tahun lalu. Sayuran hijau ini juga memiliki banyak nutrisi baik dan rendah kalori. Manfaat pakcoy sangatlah beragam, bahkan bisa dirasakan hampir semua bagian tubuh manusia. 

  • PERSEMAIAAN PAKCOY

    Media semai yang digunakan berupa tanah gembur dan pupuk kandang / kompos yang halus dengan perbandingan 1 : 1 media diisikan pada polybag atau bak khusus untuk persemaian dan media diusakan basah, benih yang telah direndam siap untuk disemaikan. Dalam pesemaian bibit siap ditanamkan pada usia 20 – 23 HSS (Hari Setelah Semai)

  • PENANAMAN PAKCOY

    1. Penanaman dilakukan pada pagi atau sore hari, pada saat tanam bibit dipilih terlebih dahulu yang sehat dan vigor.
    2. Isi pot atau polybag dengan media tanam. Jangan terlalu penuh, jangan juga terlalu dangkal.
    3. Tanam  sesegera mungkin setelah dicabut dari media persemaian. Hati-hati saat mencabutnya, jangan sampai akarnya patah.  Gunakan sendok atau sekop untuk mempermudah proses pencabutan.
    4. Siram  menggunakan semprotan air setiap pagi dan sore hari.
    5. Selama seminggu pertama, jauhkan dari sinar matahari langsung. Simpanlah di tempat teduh.
    6. Setelah seminggu, pot atau polybag bisa dipindahkan pada tempat yang terkena sinar matahari sepanjang hari.
    7. Hati-hati dengan sinar matahari langsung. Daun bisa terbakar karena sinar matahari yang terlalu panas.

  • PERAWATAN PAKCOY

    Berilah pupuk secara berkala. Pupuk organik atau pupuk kandang adalah pilihan yang terbaik. Jika ingin menggunakan pupuk anorganik / kimia, gunakan jenis pupuk dan dosis berikut :
    14 HST (Hari Setelah Tanam) 5 gr / tanaman ( NPK )
    30 HST (Hari Setelah Tanam) 5 gr / tanaman ( NPK )
    Bisa dilakukan dengan dikocorkan atau ditugal disesuaikan dengan kondisi cuaca.

  • PENGENDALIAN HAMA DAN PENYAKIT

    1. Ulat daun tanah ( Agrotisipsilon )
    Pengendalian dengan cara mekanis agak sulit dilakukan karena hama ini kalau siang hari bersembunyi didalam tanah. Penyemprotan dilakukan dengan menggunakan insektisida berbahan aktif Beta siflutrin dosis 1 – 2 ml / liter.
    2. Ulat grayak (Spodoptera litura dan Spodoptera exigua)
    Pengendalian dengan cara penyemprotan insektisida berbahan aktif Sipermetrin  dengan dosis 1 – 2  ml/ liter.
    3. Penyakit Akar Gada
    Penyakit ini disebabkan oleh jamur Plasmodiophora brassicae pada siang hari tampak layu namun untuk pagi dan sore hari tampak segar. Pengendalian penyakit ini bisa menggunakan fungisida berbahan aktif flusulfamid 200 kg / ha.

  • PEMANENAN

    Tanaman mulai dapat di panen pada usia 30 – 35 HST. Pemanenan dapat dilakukan dengan cara dipotong pada pangkal batangnya dan sertakan 2 – 3 daun paling bawah yang sudah tua dan kering dibuang.

Dilansir dari Hello Sehat, sawi ini adalah jenis sayuran yang berasal dari famili cruciferous yang masih satu keluarga dengan brokoli, kubis, dan kembang kol. Karena termasuk sayuran hijau, pakcoy diyakini mengandung berbagai nutrisi penting yang baik untuk tubuh. Bagi Anda yang sedang diet, pakcoy bisa jadi pilihan yang tepat. Pasalnya, setiap satu cangkir atau setara dengan 70 gram pakcoy hanya mengandung 9 kalori. Ini artinya, pakcoy mengandung rendah kalori sehingga dapat membantu menjaga berat badan Anda tetap stabil.

Dilihat dari kandungan gizinya, tanaman ini mengandung tinggi vitamin A dan vitamin C. Kedua jenis vitamin ini berperan penting sebagai antioksidan dalam tubuh. Fungsi antioksidan itu sendiri adalah untuk melindungi sel-sel tubuh tetap sehat dan mencegah terbentuknya radikal bebas dalam tubuh. Karena itulah, sawi sendok menempati peringkat keenam pada kategori buah dan sayuran padat yang gizi berdasarkan Aggregate Nutrient Density Index (ANDI), seperti dilansir dari Medical News Today.

Indeks tersebut tidak hanya menilai makanan berdasarkan kandungan vitamin dan mineralnya saja, tetapi juga dari kandungan fitokimia atau sejenis antioksidan. Ini artinya, nutrisi dan antioksidan di dalam pakcoy sudah tidak diragukan lagi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *