Microgreen, Si Kecil yang Bernutrisi Ekstra Tinggi. Ini 5 Tipsnya!

microgreen

MINI PLANT

Tanaman Microgreen semakin banyak digemari orang seiring berkembangnya tren berkebun ala hidroponik serta meningkatnya kesadaran masyarakat mengenai makanan sehat. Tanaman jenis sayuran dengan ukuran mungil ini sudah mulai banyak dijual di pasaran. Di sisi lain, Anda juga bisa menanam sendiri di rumah. Gimana sih caranya? Sebelum mengetahui caranya, yuk kenalan dulu sama jenis tanaman microgreen!

Apa sih Microgreen itu? Jadi, Microgreen adalah tanaman sayuran yang memiliki ukuran mungil. Sesuai dengan namanya, micro yang berarti kecil dan greens yang berarti tumbuhan hijau alias sayuran. Microgreen yang bisa dikonsumsi cukup banyak jenisnya, kawan. Contohnya seperti sawi-sawian, bayam, seledri, lobak, kubis, kangkung, lobak, dan masih banyak lagi.

microgreen

Selain jenis sayuran mainstream tersebut, ada juga jenis yang populer, seperti rumput gandum, soba, kohlrabi, mustard, daun kemangi, daun ketumbar, dan daun mint.

Tanaman tersebut dipanen saat ketinggiannya masih sekitar 2,5 hingga 5 cm atau sprout. Sehingga kurun waktu 2 hingga 3 minggu, Anda sudah dapat memanen si kecil ini.

Menurut penelitian, benih yang dipanen saat masih muda memiliki kandungan nutrisi sehingga bagus untuk kesehatan, loh. Konsep dari microgreen ini mampu menghasilkan tanaman dengan kandungan vitamin dan mineral yang tinggi. Sehingga walaupun dikonsumsi dalam jumlah kecil, Anda tetap mendapatkan kandungan gizi yang cukup.

  • Lingkungan Bertanam yang Tepat

Idealnya, microgreen dilakukan di dalam rumah dengan sirkulasi udara yang bagus karena hal ini merupakan faktor esensial dalam tumbuh kembangnya si kecil microgreen. Tidak hanya itu, lokasi yang terpapar langsung dengan sinar matahari harus dihindari. Microgreen ini memerlukan sinar paling tidak empat jam dalam sehari.

  • Media Microgreens

Jika Anda menggunakan benih yang memiliki ukuran kecil, media tanam seperti rockwool dan pittmoss merupakan pilihan yang lebih tepat karena ramah lingkungan dan hemat pupuk. Namun, untuk benih tanaman berukuran besar seperti bunga matahari, hidroton merupakan media tanam yang lebih tepat karena mampu menyerap dan menyimpan air nutrisi untuk tanaman.

  • Metode Menanam Microgreen

Langkah-langkah penanaman microgreen secara sederhana dapat Anda lakukan dengan menggunakan plant container. Berikut caranya!

  1. Pilih container yang minimal memiliki tinggi 5 cm dengan lebar sesuai yang Anda suka.
  2. Gunakan planter dengan lubang secukupnya di bagian bawah agar mempermudah sirkulasi udara.
  3. Bersihkan wadah hingga bersih sebelum menaruh media tanam.
  4. Setelah wadah siap, masukkan media tanam hingga ½ penuh dari wadah, lalu tekan-tekan agar padat dan permukaannya rata.
  5. Media tanam yang dibutuhkan tidak sulit, yaitu tanah campuran yang tidak terlalu basah.
  6. Sebar benih yang ingin Anda tanam. Untuk jarak tanam, tidak ada jarak ideal selama tidak berhimpitan.
  7. Setelah disebar, tekan-tekan biji agar masuk ke dalam rongga tanah.
  8. Tutup wadah tanaman atau plant container menggunakan kain agar tidak terkena sinar secara langsung.
  9. Setelah 5 hingga 7 hari, singkirkan tutup wadah dan letakkan microgreen di tempat yang tidak terkena paparan sinar matahari secara langsung.

Kiat-kita agar sukses menanam microgreen ini, yaitu:

  1. Pastikan tanaman microgreen Anda terkena sinar matahari secara langsung minimal 5 jam dari pagi.
  2. Selalu cek kelembaban media tanam. Apabila kondisi mulai mengering, Anda dapat menyiramkan air lagi menggunakan sprayer atau percikan air.
  3. Jika tanaman diletakkan di dalam ruangan, jangan lupa menggunakan alas pada bagian bawahnya dengan baki agar air tidak menggenang di dalam ruangan.
  4. Bila ada sisa air di dalam baki, segera buang agar tanaman tidak membusuk.
  5. Sayangi selalu tanaman Anda dengan memberikan kalimat-kalimat affirmative pada tanaman Anda

 

  • Maintenance

Gunakan alat semprot air yang kecil atau sprayer untuk menyiram tanaman agar akar Microgreens mendapatkan air yang tidak terlalu banyak. Hal ini dapat Anda lakukan minimal tiga kali sehari agar terus menjaga kondisi medium tanaman untuk tetap lembab.

microgreen harvest

  • Harvesting

Momen terbaik untuk memanen Microgreens adalah ketika daun sudah tumbuh sempurna atau sprout yang berkisar 5 cm. Setelah itu, cukup potong tanaman tepat di atas permukaan tanah menggunakan gunting. Usai panen, Anda dapat menanam kembali bibit dengan konsep Microgreens dengan medium tanaman yang sama.

Maka itulah, sayuran Microgreens ini sangat digemari dan banyak dikonsumsi para pecinta healthy food. Setelah dipanen, tanaman Microgreens pun siap dikonsumsi sebagai salad atau roti pada sarapan Anda.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *